Inilah penjelasan apa itu Reseller, Retailer dan Dropshipper

0
3

Seorang pelaku usaha biasanya sudah tidak asing lagi dengan kata reseller, retailer serta dropshipper. Namun bagi kalian yang sering mendengar kata tersebut dan belum mengetahui apa artinya bisa kalian simak baik baik artikel ini. Baik Ketiganya sebenarnya memiliki pengertian yang berbeda beda.

Baca Juga : Bisnis Usaha Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga

Sebagian dari kita pasti ada yang sudah tahu apa itu reseller, retailer serta dropshipper namun ada juga yang belum mengerti arti ketiganya secara menyeluruh. Jika kalian sudah terjun Dalam bisnis online, pasti kalian sudah tahu artinya.

Kata kata seperti reseller, retailer dan dropshipper biasanya akan sering kalian temukan pada pedagang atau seseorang yang menggunakan internet sebagai media penjualan produk mereka. Pada marketplace besar seperti tokopedia biasanya pihak penjual mencantumkan catatan yang diperuntukan untuk seseorang yang ingin menjadi reseller, retailer maupun dropshipper produk mereka.

Lalu apa itu reseller, retailer dan dropshipper?

Reseller

Reseller berasal dari kata Re dan Seller. Re dalam bahasa inggris berarti kembali dan seller berarti penjual. Lalu apa itu reseller?

Reseller merupakan orang yang membeli barang secara langsung ke distributor dengan harga yang lebih murah dan dijual kembali dengan keuntungan yang ditentukan oleh mereka sendiri.

Dalam hal ini reseller bebas menentukan harganya sendiri dan tidak terikat harga dari distributor.

Retailer

Retailer sendiri merupakan seseorang yang membeli barang dalam jumlah yang cukup besar dan dijual kembali dalam bentuk individu atau ecer. Contoh retailer yang banyak kita jumpai adalah supermarket, departement store, retail shop dan lain lain.

Dropshipper

Dropshipper merupakan kegiatan menjual barang kembali sesuai harga yang kita tentukan sendiri tanpa harus stock barang terlebih dahulu. Bedanya dengan sistem reseller adalah jika reseller kita harus membeli barang terlebih dahulu tetapi kalau dropshipper kita tidak perlu stock barangnya. Kita hanya berperan sebagai perantara penjual saja dengan tetap bisa mengambil keuntungan.

Dari ketiga pengertian diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwa reseller dan retailer sama sama membutuhkan stock barang. Sedangkan untuk dropshipper kita tidak perlu stock barang atau dalam hal lain kita hanya membutuhkan modal ketika ada konsumen membeli produk yang kita tawarkan.

Pilih Reseller, Retailer atau dropshipper?

Baik ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk pemilihan bisa kalian sesuaikan dengan point point yang sudah dijelaskan diatas. Kalau untuk saya pribadi lebih semang sistem dropshipping karena tidak perlu repot repot mengurusi stock barang. So silahkan pilih yang sesuai dengan pasion anda masing masing karena sejatinya sebuah bisnis bisa besar jika kita mempunya pasion yang kuat didalamnya.

Itulah penjelasan tentang apa itu reseller, retailer dan dropshipper yang kami tulis sedemikian rupa sehingga mudah dipahami. Silahkan tinggalkan pertanyaan pada kolom komentar jika belum jelas terhadap pembahasan diatas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here